Badik Bugis Karya HSP - Sederhana Elegan Tapi Spesial
リアクション
2026年06月05日
Badik Bugis Klasik — Karya HSP Pusaka
Pada video kali ini kami kembali membagikan salah satu karya HSP dengan pendekatan klasik, terinspirasi dari karakter dan gaya Badik Bugis yang telah lama dikenal memiliki bentuk sederhana, matang, dan berwibawa.
Karya ini mengedepankan keseimbangan antara karakter bilah, material pilihan, dan pakaian yang dibuat selaras tanpa kesan berlebihan.
Bilah menampilkan pamor abstrak (Dato-Dato / Tebba Jampu) dengan struktur yang terbentuk secara alami selama proses tempa.
Coraknya berkembang secara bebas dan tidak beraturan, menghadirkan karakter yang unik pada setiap sisi bilah.
Menariknya, pola abstrak pada sisi kanan dan sisi kiri menunjukkan hasil akhir yang cukup berbeda, sehingga memberikan pengalaman visual yang berbeda pula saat bilah diamati dari berbagai sudut.
Material bilah menggunakan bahan Luwu yang dipadukan dengan bahan bunga garam, kemudian diproses melalui teknik lipat susun untuk membangun lapisan dan karakter pamor.
Pada bagian mata digunakan baja jepit yang dipasang di bagian tengah bilah sebagai sumber ketajamannya. Perpaduan teknik ini menghasilkan bilah yang kaya secara visual sekaligus matang dari sisi konstruksi.
Dengan panjang bilah sekitar 20–21 cm, badik ini berada pada ukuran yang praktis namun tetap mempertahankan proporsi khas Badik Bugis. Karakter bentuk yang ramping dan tenang membuatnya nyaman dinikmati baik sebagai koleksi maupun sebagai representasi gaya klasik yang tidak lekang oleh waktu.
Untuk pakaian, digunakan kayu santigi tua pada gagang, dipilih karena karakter seratnya yang padat, keras, dan matang. Sarung dibuat dari perpaduan santigi tua dan campaga barik, dengan karakter barik yang tampil penuh sehingga memberikan nilai visual tersendiri tanpa menghilangkan nuansa klasik karya ini.
Sebagai pelengkap, digunakan kalasa (sumpa') perak polos tanpa ukiran, sengaja dipilih untuk menjaga kesan elegan, bersih, dan tidak terlalu ramai sehingga perhatian utama tetap tertuju pada bilah dan karakter material kayunya.
Semakin lama diperhatikan, karya seperti ini justru semakin menarik untuk dinikmati. Keunikan pamor abstrak yang berbeda pada kedua sisi bilah, dipadukan dengan material alami yang jujur, menjadikan setiap sudutnya memiliki karakter dan cerita tersendiri.
Update Literasi & Referensi:
Baca bedah literasi lebih mendalam tentang jenis material bahan Luwu dan jenis kayu pusaka di:
👉 hsppusaka.com
👉 badikmakassar.com
Katalog & Koleksi Lainnya:
Cek stok galeri terbaru kami di: koleksi.hsppusaka.com
Selamat menikmati.
Production By HSP Pusaka
Somba Opu. Kab. Gowa. Sulsel
Telp/ Wa 0811400053
Badik Makassar Channel - Wisata Pusaka - Ragam Pusaka Sulawesi
#badikbugis #badiklompobattang
Pada video kali ini kami kembali membagikan salah satu karya HSP dengan pendekatan klasik, terinspirasi dari karakter dan gaya Badik Bugis yang telah lama dikenal memiliki bentuk sederhana, matang, dan berwibawa.
Karya ini mengedepankan keseimbangan antara karakter bilah, material pilihan, dan pakaian yang dibuat selaras tanpa kesan berlebihan.
Bilah menampilkan pamor abstrak (Dato-Dato / Tebba Jampu) dengan struktur yang terbentuk secara alami selama proses tempa.
Coraknya berkembang secara bebas dan tidak beraturan, menghadirkan karakter yang unik pada setiap sisi bilah.
Menariknya, pola abstrak pada sisi kanan dan sisi kiri menunjukkan hasil akhir yang cukup berbeda, sehingga memberikan pengalaman visual yang berbeda pula saat bilah diamati dari berbagai sudut.
Material bilah menggunakan bahan Luwu yang dipadukan dengan bahan bunga garam, kemudian diproses melalui teknik lipat susun untuk membangun lapisan dan karakter pamor.
Pada bagian mata digunakan baja jepit yang dipasang di bagian tengah bilah sebagai sumber ketajamannya. Perpaduan teknik ini menghasilkan bilah yang kaya secara visual sekaligus matang dari sisi konstruksi.
Dengan panjang bilah sekitar 20–21 cm, badik ini berada pada ukuran yang praktis namun tetap mempertahankan proporsi khas Badik Bugis. Karakter bentuk yang ramping dan tenang membuatnya nyaman dinikmati baik sebagai koleksi maupun sebagai representasi gaya klasik yang tidak lekang oleh waktu.
Untuk pakaian, digunakan kayu santigi tua pada gagang, dipilih karena karakter seratnya yang padat, keras, dan matang. Sarung dibuat dari perpaduan santigi tua dan campaga barik, dengan karakter barik yang tampil penuh sehingga memberikan nilai visual tersendiri tanpa menghilangkan nuansa klasik karya ini.
Sebagai pelengkap, digunakan kalasa (sumpa') perak polos tanpa ukiran, sengaja dipilih untuk menjaga kesan elegan, bersih, dan tidak terlalu ramai sehingga perhatian utama tetap tertuju pada bilah dan karakter material kayunya.
Semakin lama diperhatikan, karya seperti ini justru semakin menarik untuk dinikmati. Keunikan pamor abstrak yang berbeda pada kedua sisi bilah, dipadukan dengan material alami yang jujur, menjadikan setiap sudutnya memiliki karakter dan cerita tersendiri.
Update Literasi & Referensi:
Baca bedah literasi lebih mendalam tentang jenis material bahan Luwu dan jenis kayu pusaka di:
👉 hsppusaka.com
👉 badikmakassar.com
Katalog & Koleksi Lainnya:
Cek stok galeri terbaru kami di: koleksi.hsppusaka.com
Selamat menikmati.
Production By HSP Pusaka
Somba Opu. Kab. Gowa. Sulsel
Telp/ Wa 0811400053
Badik Makassar Channel - Wisata Pusaka - Ragam Pusaka Sulawesi
#badikbugis #badiklompobattang